4 Kebenaran Mitos Tentang Jerawat

skin.co.id 5 Kebenaran Mitos Tentang Jerawat

Apakah makan keripik kentang bisa menimbulkan jerawat? Atau apakah dengan rajin mencuci wajah tiga kali sehari dapat memusnahkan masalah kulit yang satu ini? Tentu banyak sekali mitos yang beredar seputar perawatan, penyebab, dan cara mencegah datangnya jerawat. Jika Anda ingin mencari tahu apa saja dibalik jerawat, ketahui dulu fakta-faktanya. Yuk, ketahui kebenarannya dengan membaca ulasannya berikut bersama Clare A. Pipkin, MD, seorang dokter kulit dan asisten profesor kedokteran di Duke University School of Medicine:

Mitos Pertama: Kebersihan Yang Buruk Penyebab Jerawat

Banyak orang yang mendengar bahwa jerawat disebabkan oleh kulit yang kotor. Beberapa orang yang percaya hal ini telah mencuci wajah berkali-kali dan tidak jarang mereka menggosok wajahnya terlalu keras. Selain itu, beberapa orang menggunakan pembersih dan sabun wajah berbahan keras. Tapi tahukah Anda bahwa membersihkan wajah terlalu sering dan agresif dapat memperburuk kondisi jerawat Anda.

“Pada akhirnya, ini dapat menyebabkan iritasi, kulit trauma yang terlihat buruk setelah pengobatan,” ujar Pipkin. Sebaliknya, mencuci muka hanya sekali atau dua kali sehari dengan air hangat, pembersih ringan, dan menggunakan gerakan lembut akan memperbaiki kondisi peradangan akibat masalah kulit ini.

Mitos Kedua: Memencet Jerawat

Ketika jerawat mulai menyebar di wajah, Anda tidak mungkin dapat menahan godaan untuk memencet jerawat. Hal ini sering Anda lakukan untuk mengurangi ukuran jerawat.  Beberapa pasien akan memencet jerawat dalam upaya untuk mencoba untuk membuka pori-pori kulit yang tersumbat. Namun, ini biasanya menyebabkan peradangan yang lebih parah, yang membuat jerawat tampak lebih buruk dan bertahan lebih lama.

Jauhkan tangan Anda dan jangan menyentuh jerawat. Sebaliknya, Anda bisa menggunakan berbagai sarana perawatan jerawat seperti krim atau lotion untuk membantu mengecilkan. Carilah produk yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat untuk mengobatinya.

Mitos Ketiga: Junk Food Penyebab Jerawat

Anda mungkin pernah mendengar bahwa makan makanan berminyak dan permen dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Meskipun ada beberapa hubungan antara diet dan jerawat, hubungan ini tidak seperti yang Anda pikirkan.

“Banyak orang yang berjerawat memiliki kulit berminyak, sehingga untuk beberapa orang berpikir bahwa makanan berminyak juga harus dihindari,” kata Pipkin. Namun, sejumlah studi telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan seperti kentang goreng, burger keju, dan cokelat tidak berdampak sama sekali pada kesehatan kulit Anda. Makanan berminyak mungkin bukan penyebab utama, tapi mungkin ada penyebab diet lainnya di balik munculnya jerawat.

“Konsumsi susu telah dikaitkan dengan peningkatan risiko munculnya jerawat. Penelitian lain menunjukkan bahwa diet dengan indeks glikemik rendah yang tinggi serat, buah-buahan dan sayuran bermanfaat untuk menuntaskan masalah kulit ini,” ujar Pipkin. Jadi dengan mengurangi konsumsi susu bisa membantu Anda mengatasi masalah ini.

Mitos Keempat: Jerawat Tidak Bisa Hilang Dengan Sendirinya

Anda tidak bisa mendiamkan masalah kulit ini bertengger terlalu lama di kulit Anda. Banyak sekali perawatan yang tersedia untuk membersihkan dan membantu mencegah masalah jerawat di masa yang akan datang. Jerawat disebabkan oleh pori-pori tersumbat. Jika pori-pori Anda menjadi tersumbat, bakteri alami kulit dapat menyebabkan peradangan dan memperburuk kondisinya. Jangan biarkan jerawat membengkak dan membekas di kulit Anda.

Ada banyak sekali mitos tentang jerawat di luar sana. Anda tidak perlu pusing-pusing untuk membahasnya. Datang dan bicarakan dengan dokter Anda tentang perawatan jerawat sesuai dengan jenis kulit Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *