9 Tip Cara Bercukur Yang Benar

skin.co.id cara bercukur yang benar
Pria seringkali merasakan sakit saat ataupun sesudah bercukur. Teknik bercukur yang benar, produk berkualitas, dan melakukan perawatan kulit pasca-cukur dapat membantu Anda menghindari ataupun mengurangi luka, benjolan, dan iritasi karena pisau cukur. Untuk menjaga kulit tetap sehat setelah bercukur, maka sebaiknya Anda menggunakan facial wash dan pelembab yang tepat. Menggunakan facial wash dan pelembab ini biasanya disarankan pagi dan malam hari. Berikut ini ada beberapa tip agar Anda tidak merasa sakit di saat, ataupun sesudah bercukur.

1. Pastikan Bahwa Janggut Atau Kumis Yang Akan Anda Cukur Benar-Benar Basah.

Salah satu kunci agar kulit tidak terkena iritasi adalah dengan membasahi janggut atau kumis yang akan Anda cukur. Rambut, janggut, atau kumis yang basah mampu menyerap kelembaban hingga 30% dari biasanya. Rambut yang basah akan lebih lemas sehingga akan memudahkan untuk mencukurnya. Mandi sebelum mencukur adalah salah satu cara yang ideal untuk memastikan bahwa janggut atau kumis yang akan Anda cukur sudah benar-benar basah. Akan tetapi, jika kondisi Anda tidak memungkinkan untuk mandi, maka bilaslah dan usaplah wajah Anda dengan handuk yang terendam di air hangat untuk beberapa menit. Hal ini biasanya dilakukan oleh para tukang cukur pada umumnya. Jangan sekali-kali mencukur atau menggunakan krim cukur jika kulit Anda dalam keadaan kering karena hal tersebut yang akan membuat kulit Anda mengalami iritasi dan luka.

2. Gunakan Gel Atau Krim Cukur Yang Berkualitas.

Gunakan krim cukur yang berkualitas yang mengandung Blue Phyto Complex tinggi. Krim cukur yang bagus akan menghasilkan busa krim yang lembut. Kemudian, diamkan krim cukur tersebut setidaknya satu menit sebelum mencukur, sehingga dapat dipastikan bahwa kumis atau janggut Anda benar-benar sudah basah. Perlu Anda ketahui bahwa semakin sedikit busa yang dihasilkan, maka semakin bagus krim cukur tersebut. Fungsi utama krim cukur ini sebenarnya untuk melumasi wajah dan daerah yang akan dicukur agar pisau cukur dapat meluncur mulus dipermukaan kulit Anda, dan juga berfungsi untuk mengunci kelembaban di daerah kumis ataupun janggut sehingga kulit di daerah tersebut selalu terjaga kelembabannya.

3. Gunakan Sikat Cukur Yang Bersih.

Salah satu alat penting yang digunakan saat bercukur adalah sikat cukur. Sikat cukur memiliki dua fungsi saat digunakan untuk mencukur. Pertama, membantu rambut, janggut, atau kumis terangkat lebih tinggi sehingga memudahkan pencukuran rambut yang melekat pada kulit. Kedua, sikat cukur juga membantu untuk memperbanyak busa krim agar lebih melekat pada kulit. Sikat cukur yang bersih dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga bisa mengurangi iritasi, dan juga luka akibat terkena pisau cukur. Oleh karena itu, maka sebaiknya Anda menggunakan sikat cukur yang lembut dan juga tahan lama.

4. Aplikasikan Gel Atau Krim Cukur Secara Melingkar.

Aplikasikan gel cukur pada wajah Anda menggunakan sikat cukur dengan gerakan melingkar ke atas. Hal ini dilakukan agar membantu janggut, kumis, atau rambut menjadi terangkat saat dicukur.

5. Gunakan Alat Cukur Yang Berkualitas Dan Gantilah Pisau Cukurnya.

Selalu gunakan silet atau pisau cukur yang berkualitas dan tajam. Pada saat mencukur, Anda tidak hanya memotong rambut, tetapi juga akan menggores lapisan terluar dari permukaan kulit. Pada saat Anda menggunakan pisau cukur atau silet yang tumpul, maka Anda akan merasa gatal, dan wajah akan ditumbuhi jerawat. Pisau cukur yang tumpul akan lebih membahayakan kulit Anda, karena pisau sejenis inilah yang menyebabkan ruam, gatal, dan luka pada kulit Anda. Pisau cukur dapat diganti hingga tiga atau bahkan sepuluh kali dari biasanya tergantung pada seberapa sering Anda menggunakannya. Jika Anda mencukur setiap hari, usahakan mengganti pisau cukur atau silet Anda paling lama lima hari sekali. Akan tetapi jika pisau cukur tersebut tumpul, maka gantilah secepatnya.

Pada saat mencukur, bilaslah pisau cukur Anda setelah setiap beberapa gesekan dalam air panas atau air hangat. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan krim cukur, sel-sel kulit yang ikut terkelupas, kumis, janggut, atau rambut. Penggunaan air panas ini adalah untuk membantu pelumasan pada kulit, dan tidak ada hubungannya dengan “membunuh bakteri”.

6. Gunakan Pisau Cukurnya Dengan Benar.

Sebaiknya pastikan bahwa cara bercukur Anda sudah benar. Idealnya mencukur yang tepat harus searah dengan tumbuhnya rambut, kumis, atau janggut Anda. Mulailah dari sisi kumis kemudian ke arah dagu. Janggut di dagu merupakan daerah yang biasanya sulit untuk dicukur, oleh karena itu agar daerah dagu menjadi lunak, maka harus di beri krim cukur lebih banyak dan lebih lama. Ada dua kelemahan jika Anda mencukur secara berlawanan dengan arah dengan tumbuhnya rambut, antara lain:

  • Dapat meningkatkan jumlah aliran darah di permukaan kulit.
  • Anda juga akan memiliki risiko tinggi jika mencukur dengan berlawanan arah. Mencukur berlawanan arah akan menyebabkan rambut tidak tumbuh di pori-pori, melainkan tumbuh ke dalam permukaan kulit, ke dalam jaringan di sekitarnya sehingga dapat menimbulkan peradangan, dan bahkan mungkin infeksi.

7. Bersihkan Dan Lembabkan Kulit Anda Setelah Selesai Bercukur.

Sesaat setelah bercukur adalah saat dimana kondisi kulit menjadi rentan. Bilaslah wajah dengan air hangat, dan gunakan facial wash untuk membantu membersihkan dan melindungi kulit dari bintik-bintik dan ruam akibat bercukur. Dan jangan lupa juga untuk menggunakan toner  untuk menyegarkan dan melembabkan, serta mengurangi iritasi setelah bercukur.

8. Bilaslah Area Yang Telah Dicukur Dengan Air Dingin.

Setelah menggunakan facial wash dan toner, bilaslah wajah terutama daerah yang habis dicukur dengan air dingin, dan tepuk-tepukkan handuk bersih untuk mengeringkannya.

9. Gunakan Krim atau Lotion Setelah Dibilas.

Mencukur dapat mengelupasi hingga dua lapisan di permukaan kulit. Hal inilah yang menyebabkan mengapa kita harus menggunakan pelembab yang berkualitas setelah bercukur. Menggunakan gel atau krim cukur dan pelembab setelah bercukur merupakan cara yang ideal untuk menggantikan kelembaban yang hilang, dan menenangkan kulit.

Demikianlah 9 tip bercukur yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan kulit yang optimal, dan juga menghindari masalah saat mencukur. (mee)

BACA JUGA: Dasar-dasar Perawatan Kulit Untuk Pria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *