Apakah Suplemen Kolagen Benar-Benar Bisa Mengatasi Kulit Keriput?

pill beauty iStock_000023779367Large

Kolagen adalah jaringan ikat dasar yang mendukung terbentuknya struktur kulit dan sangat penting untuk membuat kulit Anda tetap terlihat lebih muda. Kolagen terletak di dalam dermis (di bawah lapisan terluar kulit) dan diproduksi secara alami oleh tubuh.

Beberapa tahun terakhir,  suplemen kolagen banyak beredar di pasaran. Para produsen suplemen tersebut menjanjikan bahwa suplemen kolagen yang dikonsumsi dapat menghilangkan garis-garis halus dan menyebabkan tubuh untuk membangun kembali kolagen dari dalam.

Sebuah penelitian klinis tahun 2014 seperti mendukung klaim tersebut. Penelitian tersebut menunjukan bahwa, wanita yang mengonsumsi pil yang mengandung 2,5 g kolagen peptida sekali sehari, setelah 8 minggu,kerutan di sekitar mata berkurang sekitar 20%.

Bahkan lebih signifikan, tingkat procollagen tubuh (prekursor kolagen) meningkat signifikan, dengan produksi mencapai 65%. Tampaknya, pil dalam penelitian ini seperti bisa membuat kulit wanita menjadi muda kembali.

Suplemen tersebut mencoba untuk mendukung, menjaga kulit lentur dan sendi bekerja dengan lancar dan memberikan struktur pada jaringan yang menghubungkan organ. Tetapi ketika seseorang  berusia lebih dari 30 tahun,  produksi kolagen akan menurun. Steffen Oesser, pendiri Collagen Research Institute di Kiel, Jerman dan pemegang paten pada beberapa formulasi kolagen, mengatakan bahwa kehilangan struktur kolagen dalam tulang adalah osteoporosis dan kehilangan kolagen dalam kulit, kulit menjadi keriput.

Para peneliti tersebut berpendapat bahwa ,suplemen yang mengandung fragmen kolagen dapat diserap ke dalam aliran darah dan memicu produksi kolagen dalam kulit. Oesser menambahkan bahwa sesuatu yang menarik adalah suplementasi dapat langsung mempengaruhi dermis, lapisan terdalam kulit dan merangsang sel-sel tubuh dengan jalur alami.

Namun, tidak semua orang yakin akan hal tersebut. Jennifer Linder seorang dokter kulit  berpendapat bahwa, untuk fragmen kolagen yang dicerna melalui saluran pencernaan yang sangat asam, dan dapat mempunyai dampak pada dermis itu sangat sulit. Para dermatologis menganggap bahwa hasil penelitian tersebut adalah sesuatu yang kebetulan, dam mereka berpendapat bahwa semua bentuk protein baik peptida kolagen, diproses dengan cara yang sama oleh enzim perut dan menjadi asam amino kecil yang tidak dapat menargetkan organ tertentu seperti kulit.

Faktanya, suplemen kolagen belum memberikan bukti yang lebih valid.

Sampai sekarang penelitian untuk manfaat kolagen masih terus berlanjut terutama yang menyangkut pada kulit. Anda tidak bisa hanya diam menunggu hasil penelitian terbaru saja bukan, oleh karena itu untuk merangsang produksi kolagen dalam tubuh, cara alami seperti makanan yang Anda konsumsi adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kolagen. Selain dengan perawatan kulit dari luar, berbagai sumber makanan memiliki kandungan zat yang dapat meningkatkan produksi kolagen jika dikonsumsi. Anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan berikut ini:

Vitamin-E-Foods

Vitamin
Anda bisa meningkatkan konsumsi vitamin C. Vitamin ini merupakan bahan produksi kolagen. Contoh sumbernya adalah jambu merah, jeruk, stroberi, brokoli, tomat, kiwi dan lain-lain. Untuk mengonsumsinya, sebaiknya dikonsumsi mentah karena suhu tinggi dapat merusak kualitas vitaminnya. Ada pula 2 jenis vitamin yang mempengaruhi produksi kolagen yaitu vitamin E dan B. Anda bisa mencukupinya dengan mengonsumsi sayuran hijau, brokoli, kembang kol, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Fitoestrogen
Semakin bertambahnya usia, produksi alami hormon estrogen menurun. Hormon ini juga turun berperan dalam produksi kolagen. Untuk mengganti kehilangan estrogen bisa diganti dengan konsumsi makanan tinggi fitoestrogen seperti kacang kedelai, flaxseed, taoge, kacang polong.

Catechin
Bahan ini banyak dikandung teh hijau. Antioksidan ini berguna untuk menetralisir radikal bebas yang dapat merusak kulit. Selain itu, catechin juga dikandung white tea yang sangat baik untuk mencegah kerusakan kolagen. Dalam white tea juga mengandung asam fenol yang diketahui berguna untuk melindungi jaringan kulit.

Lutein
Bahan alami merupakan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas yang merusak kolagen. Tingkatkan konsumsi makanan tinggi lutein seperti sayuran bewarna hijau, bayam, kale, dan lainnya.

Omega 3
Asam lemak baik ini dikenal akan kemampuannya untuk menjaga kelembutan dan kekenyalan kulit serta anti peradangan. Anda bisa mendapatkannya dari ikan tuna, makarel, cod, salmon, serta bisa juga Anda dapatkan dari biji-bijian seperti biji rami atau flaxseed.

Selain itu, pola hidup sehari-hari seseorang juga bisa mempengaruhi produksi kolagen. Untuk memperlambat penuaan, Anda jangan sampai merokok karena Merokok merupakan gaya hidup tidak sehat dapat memberikan dampak buruk pada kulit. Hindari juga mengonsumsi minuman beralkohol.

Tingkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga. Olahraga sedang dengan frekuensi 3-4 kali seminggu dapat membantu stimulasi produksi kolagen . Selain bagus untuk kulit, olahraga juga dapat membantu mencegah kenaikan berat badan dan membuat tubuh jadi lebih bugar. Pastikan bahwa Anda selalu menggunakan tabir surya setiap hari terutama bagi Anda yang sering menghabiskan waktu di luar ruangan. Terlalu lama berjemur di bawah terik sinar matahari dapat merusak kolagen pada kulit wajah Anda dan dapat meningkatkan risiko terhadap kanker kulit.

BACA JUGA: Makanan Terbaik Untuk Tingkatkan Kolagen Kulit Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *