Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Hampir bisa dipastikan bahwa sebagian besar wanita dan pria tidak dapat berjauhan dari berbagai produk perawatan kulit. Produk apapun yang Anda gunakan pada kulit akan diserap oleh tubuh dan mempengaruhi kesehatan Anda. Sebagai organ terbesar tubuh, kulit merupakan pertahanan dan kekebalan yang paling penting. Produk kecantikan kulit yang berbahan minyak bumi dapat membuat kuman mempunyai kesempatan besar untuk masuk dan meracuni tubuh.

Setiap hari Anda menggunakan produk yang dianggap aman, meskipun fakta mengatakan bahwa sebagian besar produk tersebut tidak aman digunakan dalam jangka panjang. Banyak bahan kimia yang dicampurkan dalam produk perawatan dan kecantikan kulit. Saat ini, tidak ada hukum yang mengharuskan perusahaan untuk menguji produk perawatan untuk keselamatan konsumennya. Keputusan berada di tangan Anda sebagai konsumen. Anda lah yang memutuskan apa yang akan terjadi pada kulit dan kesehatan Anda. Kami akan membantu Anda menemukan beberapa bahan mematikan pada produk perawatan kulit.

Paraben

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Paraben merupakan pengawet sintetis yang banyak sekali ditemukan dalam sampo, conditioner, sabun, lotion, krim cukur, makeup, dan pasta gigi. Bahan kimia ini merupakan bahan kimia yang ada dalam industri kosmetik dan farmasi. Penelitian membuktikan bahwa zat kimia ini banyak sekali terkait dengan masalah kesehatan seperti karsinogenik dan efek estrogenik yang memicu timbulnya kanker. Beberapa masalah lain yang bisa timbul di antaranya adalah alergi, keracunan pada kulit, perubahan biokimia dalam tubuh, gangguan perkembangan dan reproduksi, gangguan endokrin, iradiasi jaringan dan toksisitas organ. Efek estrogenik dapat merangsang kanker payudara. Paraben banyak digunakan oleh industri kecantikan untuk menjaga dan memperpanjang masa simpan produk. Sudah banyak perusahaan kosmetik yang mendanai penelitian untuk membuktikan keamanan paraben dalam jangka waktu yang lama. Namun, belum ada satu penelitian pun yang berhasil menunjukkan bahwa penggunaan berulang dan berkepanjangan paraben aman. Ada beberapa nama lain paraben:

  • Butylparaben
  • Ethylparaben
  • Methylparaben
  • Propylparaben

Phthalate (Fragrance)

Phthalate yang juga sering disebut Dibutylphthalate (DBP, DEP, juga butyl ester) pada dasarnya digunakan untuk melunakkan plastik. Bahan kimia mematikan dalam produk perawatan kulit ini benar-benar beracun. Bahan kimia ini banyak ditemukan dalam perekat, bahan bangunan, film, pestisida dan parfum. Parfum dan cologne, produk perawatan rambut, warna rambut, deodorant, dan hampir semua produk kecantikan konvensional mengandung phthalate. Mereka biasanya digunakan sebagai pelarut dan membuat wewangian agar bertahan lebih lama. Bahan kimia ini dapat menyamar pada label sebagai “aroma.” Bahan phthalate dapat menjadi bioakumulasi, yang artinya bahan kimia mematikan dalam produk perawatan kulit ini akan terperangkap dalam tubuh selamanya. Masalah kesehatan dapat ditimbulkan oleh pemakaian zat ini di antaranya adalah kanker, peningkatan keracunan, gangguan endokrin, keracunan pada organ, cacat lahir, neurotoksisitas dan gangguan neurologis. Phthalates tidak hanya beracun bagi tubuh, tapi bahan kimia ini juga berbahaya bagi lingkungan.

Tabir Surya Terbaik Untuk Kulit Tubuh Anda!

Jasmine 3D waterful sun spray
  • Tidak lengket & tidak berminyak di kulit
  • Pengangkal UV yang kuat
  • Menyejukkan & mendinginkan kulit
  • Tahan air dan keringat
  • Cocok untuk kulit sensitif

Dapatkan tabir surya bebas pewangi dan PABA ini sekarang juga! BELI DI SINI!

Sodium Lauryl Sulfate (SLS) & Sodium Laureth Sulfate (SLES)

Sodium lauril sulfat (SLS) dan natrium laureth sulfate (SLES) adalah bahan kimia murah yang digunakan untuk membuat busa. Bahan kimia ini sering digunakan untuk  mencuci mobil, bahan pembersih lantai, dan minyak pelumas mesin serta hampir 90% produk perawatan yang berbusa. Sodium lauril sulfat dapat merusak sistem kekebalan kulit dengan memisahkan lapisan pada jaringan kulit. Ketika dikombinasikan dengan bahan kimia lainnya, sodium lauril sulfat dapat berubah menjadi nitrosamin, salah satu zat karsinogen. Tubuh Anda mungkin mampu menangkal efek bahan kimia ini hingga lima hari, selama beberapa hari itu tubuh mengikat bahan kimia ini dan masuk dan menyimpan residu di jantung, hati, paru-paru, dan otak.

BACA JUGA: Bahaya Merkuri Jika Digunakan Pada Kulit

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Ethylenedimine and Tetraacetic Acid (EDTA)

EDTA digunakan sebagai stabilisator. EDTA sendiri sangat stabil dan tidak terurai bahkan di pabrik pengolahan air. EDTA merupakan bahan kimia yang mengikat, efeknya dapat menyebabkan semua jenis masalah di saluran air tubuh kita karena dapat memindahkan sedimen logam berat dan memiliki efek buruk bagi lingkungan. Bahan kimia ini sering dikaitkan dengan dengan timbulnya iritasi kulit, alergi, dermatitis kontak, efek reproduksi dan janin, dan kerusakan ginjal.

Formaldehyde

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Formaldehida adalah salah satu bahan kimia karsinogenik yang banyak sekali ditemukan dalam cairan pembalseman, yaitu cairan yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Bahan ini juga ditemukan dalam produk kecantikan meskipun tidak jarang perusahaan kosmetik tidak pernah mencantumkannya pada label produk. Bahkan ada beberapa pengawet yang mampu melepaskan formaldehida. Formaldehida juga dapat terbentuk dari beberapa zat pengawet lainnya selama pemrosesan. Ada beberapa nama zat formalin yang menjadi bahan kosmetik dan perawatan kulit, di antaranya adalah:

  • Diazolidinyl urea
  • Imidazolidinyl urea
  • Dimethyl-dimetil hydantoin
  • Quaternium-15
  • Bronopol

Propylene Glycol

Propylene glycol adalah salah satu bahan kimia yang digunakan untuk mempertahankan kelembaban di kulit. Bahan kimia ini adalah tidak hanya menjadi bahan utama pada cairan rem dan pembalseman mayat, akan tetapi kimia mematikan ini juga digunakan sebagai pelarut dalam industri plastik. Pemaparan propylene glycol mungkin memiliki efek negatif pada pertumbuhan sel. Hal ini sering dikaitkan dengan alergi kulit, dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada permukaan kulit. Propilen glikol bukanlah solusi terbaik untuk perawatan kulit.

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Toluene

Toluene adalah bahan kimia aditif yang digunakan sebagai pelarut dalam cat kuku dan beberapa produk pewarnaan rambut. Karakteristik bahan kimia toluene ini adalah bau yang mirip dengan bau manis. Bahan kimia ini dianggap sebagai senyawa organik volatil (VOC) dan memiliki potensi untuk menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Iritasi pada mata, paru-paru, dan kulit yang parah, kerusakan pada sistem saraf pusat (SSP), ginjal dan kerusakan hati, cacat perkembangan dan kelahiran merupakan akibat dari paparan toluene.

Talc

skin.co.id Bahan Mematikan Pada Produk Perawatan Kulit!

Talc merupakan bahan utama yang ditemukan pada bedak bayi. Bahan kimia ini juga sering ditemukan dalam deodoran, kosmetik, dan tabir surya. Bahan kimia ini tampaknya tidak berbahaya namun, bahan ini sering kali terkontaminasi oleh berbagai karsinogen. Talc ini sendiri juga diyakini terkait dengan penyebab timbulnya kanker.

Pastikan semua bahan kimia mematikan ini tidak ada dalam produk perawatan kulit Anda. Cek label pada kosmetik dan perawatan kulit Anda sebelum membelinya. Semoga dengan informasi bahan-bahan mematikan dalam produk perawatan kulit akan membantu Anda menjadi konsumen yang lebih selektif.

BACA JUGA: Cek Bahan Ini Pada Pembersih Wajah Anda!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *