Hal yang Harus Dihindari Ketika Anda Memiliki Kulit Berminyak

Skin.co.id Hal yang Harus Dihindari Ketika Anda Memiliki Kulit Berminyak

Ada yang berpikir bahwa memiliki jenis kulit berminyak akan terlihat awet muda daripada yang punya kulit kering. “Kulit berminyak adalah sangat umum, setiap usia, apakah itu seluruh wajah atau hanya di T-zone, “kata Emmy Graber, MD,  asisten profesor dermatologi di Boston University School of Medicine.

Kulit berminyak ditandai dengan peningkatan produksi kelenjar sebaceous dalam memproduksi minyak atau sebum, kulit yang mengkilat, dan biasanya memiliki pori-pori yang besar seperti kulit jeruk. Minyak atau sebum yang bercampur dengan debu dan kotoran yang menempel pada kulit dapat menyumbat pori-pori kulit wajah kemudian berkembang menjadi jerawat dan komedo. Hormon dan faktor genetik juga sangat berperan besar dalam mengatur produksi minyak.

Berikut ini adalah 7 hal yang harus dihindari ketika Anda memiliki kulit berminyak untuk tetap terlihat lembab dan bersinar, bukan mengkilap dan licin.

Salah menggunakan toner

Menggunakan toner memang menggoda bagi orang yang memiliki kulit berminyak, tapi jika tidak menggunakannya dengan tepat dapat membuat masalah lebih buruk. “Toner dapat membuat kulit menjadi kering jika terlalu berlebihan dan bisa membuat kulit Anda menghasilkan lebih banyak minyak,” kata Graber. Kulit kita dirancang untuk tetap lembab, sehingga produk yang membuat kulit kering tersebut akan merangsang kelenjar sebaceous untuk meningktakan produksi minyak.  Untuk kulit berminyak, carilah toner yang mengandung glycolic acid untuk membantu mengontrol sebum serta menormalkan keseimbangan kadar air dan minyak.

Pelembab Terbaik Untuk Kulit Berjerawat Anda!

  • Mengandung 36% krim anti jerawat
  • Tidak lengket dan tidak berminyak
  • Memperhalus tekstur kulit
  • Menenangkan dan melindungi kulit sensitif
  • Mengurangi jerawat pada area dagu


Kurangi kelebihan minyak penyebab jerawat sekarang juga!
BELI DI SINI

Melembapkan dengan cara yang salah

Beberapa bahan pada pelembap dapat menambah lemak yang tidak dibutuhkan pada kulit, yang menyumbat pori-pori dan dapat menyebabkan jerawat. “Pori-pori tersumbat karena petrolatum, serta produk-produk alami yang mengandung minyak kelapa, cocoa butter, dan minyak sayur” kata Neelam A. Vashi, MD, asisten profesor dermatologi dan direktur riset Cosmetic and Laser Medicine University School of Medicine di Boston.

Sebaliknya, cobalah pelembab bebas minyak, yang cenderung mengandung gliserin dan humektan lainnya. “Daripada menggunakan krim atau salep tebal berminyak, pertimbangkan yang berbentuk cairan, gel, dan serum,” saran Vashi.

Makeup tebal

Memakai lapisan makeup yang tebal dan sangat sulit untuk dihapus dapat menyumbat pori-pori Anda. Ketika membeli makeup, pilihlah yang bebas minyak, dan juga mengandung niacinamide, turunan vitamin B yang telah terbukti untuk menyerap minyak. Gunakan makeup yang matte dan berbasis air. Hindari penggunaan makeup yang berbasis minyak atau lotion.

Salah menggunakan scrub

Menggunakan scrub kulit bersih dan menyingkirkan minyak memang terdengar logis. Namun, hindari scrub yang terlalu kasar, karena seperti toner, mereka dapat memacu kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak. Sebaliknya, menggunakan scrub yang mengandung salicylic acid pengobatan pengelupasan kulit sekali atau dua kali seminggu. Salicylic acid bisa menembus ke dalam pori-pori dan melarutkan minyak. Vashi menyarankan menggunakan masker yang mengandung salicylic acid untuk melarutkan minyak.

Tidak mencuci muka setelah olahraga

Setelah seharian bekerja atau setelah berolahraga, debu dan kotoran dapat tertinggal kulit, dan keringat dapat menyapu debu dan kotoran tersebut masuk ke pori-pori. Sangat penting untuk mencuci wajah Anda setelah berolahraga atau beraktivitas untuk mencegah dan menghilangkan penumpukan bakteri, kotoran, dan keringat di pori-pori.

Skin.co.id Hal yang Harus Dihindari Ketika Anda Memiliki Kulit Berminyak

Terlalu sering mencuci wajah

Mencuci wajah bisa membuat Anda merasa kulit Anda menjadi lebih kencang, lebih halus, dan segar, tapi jangan sampai kecanduan. Kulit butuh minyak alami, dan terlalu sering mencuci wajah menghilangkan kelenjar minyak di kulit dan membuatnya dalam kondisi yang kritis. Kondisi tersebut membuat kulit merespons dengan memproduksi lebih banyak minyak kulit.

Anda disarankan untuk mencuci wajah Anda dua kali sehari. Sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. Anda bisa menambahakan mencuci wajah yang ketiga jika benar-benar berkeringat setelah berolahraga atau aktivitas lainnya. Jika pembersih wajah dasar tidak mengurangi kondisi kulit berminyak, Anda dapat mencoba produk yang meliputi salicylic acid, glycolic acid, atau benzoil peroksida.

Menggunakan beberapa produk sekaligus

Karena putus asa, jangan sampai Anda akhirnya menggunakan beberapa produk perawatan kulit berminyak sekaligus. Daripada Anda menumpuk beberapa produk perawatan kulit berminyak , cari yang paling cocok untuk Anda. Produk yang mengandung salicylic acid bisa mengendalikan minyak. “Salicylic acid adalah lipofilik, yang berarti ia memiliki kesamaan dengan minyak. Oleh karena itu produk tersebut bisa masuk ke dalam pori-pori, dan membantu untuk menghilangkan minyak ini,” katanya. Jika produk yang Anda gunakan tidak dapat mengontrol kelebihan minyak di wajah Anda, berkonsultasilah dengan dokter Anda.

BACA JUGA: Tip Mengontrol Minyak di Area T-Zone Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *