Makanan Bisa Menjadi Pencegah & Penyebab Jerawat?

skin.co.id Makanan Bisa Menjadi Penyebab & Pencegah Jerawat?

Jerawat, memang tidak ada habisnya jika kita selalu membahas masalah kulit yang satu ini. Banyaknya informasi yang keliru di sekitar Anda sering kali membuat Anda bingung menentukan bagaimana memilih pencegahan, perawatan, dan hingga bahan yang ampuh untuk menyingkirkan jerawat. Mitos dan informasi yang salah seputar perawatan kulit berjerawat kadang membuat Anda salah pemikiran.

Salah satu mitos mengatakan bahwa ada beberapa makanan yang bisa menjadi pencegah & penyebab jerawat. Namun, fakta mengatakan bahwa memang tidak ada makanan yang menjadi penyebab jerawat dan juga tidak ada makanan yang selalu bisa mencegah jerawat. Yang ada hanyalah beberapa makanan yang membuat jerawat semakin buruk dan makanan yang membuat jerawat menjadi pulih dan lebih baik di samping perawatan harian yang harus dijalani seperti membersihkan wajah, exfoliasi, dan lain-lain untuk membuat kulit Anda terbebas dari noda jerawat. Berikut ini beberapa jenis makanan yang sering dikaitkan dengan keberadaan jerawat pada kulit Anda:

Cokelat

Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa cokelat merupakan salah satu penyebab jerawat bermunculan pada kulit Anda. Ada dua informasi yang patut Anda ketahui dengan mitos ini. Informasi yang pertama menunjukkan bahwa cokelat bukanlah penyebab jerawat terutama pada wanita. Wanita kerap kali suka mengonsumsi cokelat dalam masa pra menstruasi dari siklus mereka (PMS). Dalam masa-masa seperti ini Anda mungkin akan mulai berjerawat karena kadar estrogen menurun dan memicu naiknya kadar androgen yang merangsang kelenjar sebaceous untuk memproduksi minyak berlebih dan menimbulkan jerawat. Jadi, ada beberapa orang yang membenarkan mitos ini karena faktor waktu pengonsumsian dan keterkaitannya dengan hormon dalam tubuh. Untuk mengetahui pembahasan ini lebih lanjut, Anda bisa membaca artikel berikut ini Benarkah Cokelat Memicu Timbulnya Jerawat?

Namun, pada beberapa penelitian lain mengatakan bahwa bukanlah lemak yang terkandung dalam cokelat yang menjadi penyebab jerawat bermunculan pada kulit. Yang memicu pertumbuhan jerawat dalam cokelat adalah sebuah bahan kimia yang disebut theobromine.

Ketika kulit Anda mulai berjerawat, jerawat tersebut akan menanggapi stres dengan membentuk sebuah peradangan. Ujung saraf pada kulit akan merasakan “stres” (yang bisa terjadi karena menggunakan produk beralkohol pada kulit, atau sesuatu yang lebih umum seperti belajar untuk ujian akhir). Theobromine akan menghambat bahan kimia yang disebut adenosin yang dapat mematikan reseptor stres di kulit, sehingga theobromine akan membuat sebuah peradangan yang membuat kulit menjadi berjerawat. Bahkan jika Anda sudah menjaga kulit agar tetap bersih, cokelat bisa membuat kulit berjerawat. Dark chocolate memiliki theobromine lebih banyak daripada milk chocolate.

Bebaskan Masalah Jerawat Di Wajah, Dada, dan Punggung Dengan Sekali Semprot!

Blemish Soothing Mist memiliki kelebihan di antaranya:

  • Mengontrol sebum berlebih
  • Mencerahkan kulit
  • Tidak lengket dan tidak berminyak
  • Tidak membuat iritasi
  • Cocok untuk kulit kering dan berminyak


Bebaskan Punggung Anda dari Jerawat!
BELI SEKARANG

Gorengan atau Makanan Berminyak dan Berlemak

Para orang tua di zaman dahulu sering mengatakan jika Anda mengonsumsi terlalu banyak gorengan, maka kulit Anda akan rentan sekali untuk berjerawat. Gorengan digadang-gadangkan menjadi penyebab jerawat. Namun, para dokter mengatakan bahwa gorengan atau makanan berminyak tidak berpengaruh terhadap kemunculan jerawat, tergantung apa yang Anda makan dan seberapa banyak Anda mengonsumsinya.

Setiap sel dalam tubuh manusia menggunakan sekumpulan asam lemak yang disebut omega 6 untuk membentuk sebuah peradangan. Selain itu, tubuh juga akan menggunakan asam lemak omega 3 untuk menghentikan peradangan yang berlebihan. Kedua jenis asam lemak ini perlu Anda konsumsi. Akan tetapi permasalahannya adalah kebanyakan orang lebih banyak mengonsumsi asam lemak omega 6 daripada asam lemak omega 3. Asam lemak omega 6 banyak sekali terkandung dalam minyak jagung dan minyak kedelai. Sedangkan Anda bisa mendapati kandungan omega 3 yang tinggi pada minyak biji rami, ikan kod, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Tidak ada jalan kecil dari perut ke daerah berjerawat Anda yang akan mengirimkan minyak dan lemak dari makanan yang Anda makan. Bahkan, minyak yang ada pada kulit Anda diciptakan dalam pori-pori Anda sendiri bukan diambil dari makanan. Tapi yang perlu Anda ketahui bahwa kadar asam lemak omega 6 akan mempengaruhi tingkat peradangan pada pori-pori, dan hampir semua orang berjerawat memiliki kadar omega 6 yang tinggi dan kekurangan asam lemak omega 3.

Lalu bagaimana mengatasi hal ini? Anda tidak perlu khawatir, yang Anda perlu lakukan adalah dengan menjaga perawatan kulit harian serta mengurangi asupan beberapa jenis lemak, bukan hanya menghindari makanan berminyak.  Berikut beberapa makanan yang sebaiknya Anda kurangi, jika bisa Anda hindari:

  • Margarin
  • Keripik yang digoreng dengan minyak jagung atau kedelai
  • Permen kemasan

Anda bisa mengonsumsi keju, mentega, minyak zaitun dan kelapa untuk membersihkan kulit Anda asalkan tetap mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Jenis lemak tersebut mungkin tidak akan memperparah jerawat Anda tapi bisa menjadi lemak di perut jika Anda mengonsumsinya secara berlebih.

Kedelai

Kedelai sering dikenal sebagai makanan dengan manfaatnya yang sangat banyak. Akan tetapi kebanyakan orang Indonesia mengonsumsinya dengan olahan sederhana seperti tahu dan kacang edamame. Kebanyakan orang mengonsumsi sekitar 14 gram setiap harinya, jumlah ini masih terbilang relatif sedikit. Kedelai dianggap sebagai penyebab jerawat.

Kulit pria biasanya tidak terpengaruh oleh fitostrogen yang ada pada kedelai, akan tetapi wanita yang memiliki jerawat akibat periode pra menstruasi akan mendapatkan efek buruk yang terlihat pada kulit meskipun mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang sedikit. Hal ini akan semakin buruk terutama saat wanita tersebut memasuki setengah periode menstruasinya.

Sayur-sayuran

Ada penemuan mengejutkan yang dilakukan di Belanda dan dirilis oleh situs ternama di Amerika menunjukkan bahwa wortel dan tomat yang dimasak terutama disajikan dengan minyak zaitun, mentega, atau margarin mampu meningkatkan produksi sebum, membuat kulit berminyak atau menjadi penyebab jerawat terutama pada pria remaja.

Sedangkan di tempat lain peneliti Norwegia menemukan bahwa memakan sayuran mentah seperti acar lebih efektif untuk melawan jerawat daripada dengan menghindari lemak. 8 dari 10 orang di Norwegia yang tidak memakan salad atau acar cenderung memiliki jerawat lebih banyak.

Setelah membahas beberapa bahan makanan yang dianggap bisa menjadi penyebab dan pencegah jerawat, dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada makanan yang selalu bisa menyebabkan jerawat begitu pula dengan makanan yang dianggap sebagai pencegah jerawat. Makanan berminyak tidak menyebabkan jerawat, akan tetapi jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak dan menggorengnya dengan minyak jagung dan kedelai, maka hal tersebut dapat memicu timbulnya jerawat. Selain memilih makanan dengan bijak, Anda harus terus melakukan dasar perawatan harian dengan rutin sehingga kulit cerah bebas noda jerawat yang Anda inginkan dapat Anda miliki dan bertahan dengan lama.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *