Mitos-mitos yang Memperparah Jerawat Anda!

jerawat

Jerawat memang tidak ada habisnya untuk diperbincangkan. Jerawat sendiri memang membuat Anda jadi tidak percaya diri lagi. Jerawat ini penyebabnya banyak, bisa dari pola diet yang kurang tepat, gaya hidup, genetika, dan hormon.

jerawat

Dan banyak sekali diluaran sana mitos-mitos seputar perawatan kulit yang menyesatkan dan justru merugikan kita. Tidak terkecuali dalam merawat kulit yang berjerawat. Agar Anda tidak mudah tersesat dengan mitos-mitos yang menyesatkan berikut beberapa mitos seputar jerawat yang perlu Anda ketahui:

#Mitos 1, Tabir Surya Bisa Bikin Jerawat Semakin Parah

Mitos ini sering kali kita dengar. Alhasil banyak orang yang menghindari penggunaan tabir surya. Padahal, sebetulnya penggunaan tabir surya ini sangat penting. Baik yang berjerawat maupun tidak, wajib menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Terlalu sering terpapar sinar UV dapat meningkatkan risiko terhadap kanker kulit. Bagi Anda yang memiliki jerawat, sebaiklah pilih tabir surya yang mengandung zinc oxide yang mana bersifat tidak menutupi pori-pori kulit.

#Mitos 2, Jerawat Disebabkan Oleh Makanan

Mitos ini sudah tidak asing lagi dan selalu menjadi pantangan bagi siapa pun yang punya jerawat. Faktanya, sampai saat ini belum ada jurnal ilmiah yang membuktikan secara langsung bahwa makanan merupakan penyebab utama timbulnya jerawat. Justru faktor hormonal yang menjadi penyebab utama munculnya jerawat.

#Mitos 3, Kurangi Jerawat dengan Sering Membersihkan Wajah

Banyak yang percaya bahwa jerawat disebabkan kulit yang kotor sehingga mereka mengatasinya dengan sering mencuci wajah sesering mungkin. Ini salah. Akibat faktor hormonal, produksi sebum akan semakin meningkat. Sebum yang bercampur dengan sel-sel kulit mati akan menutupi pori-pori, merangsang terbentuknya jerawat dan peradangan. Terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun memang dapat mengurangi sebum. Namun, sebum yang terkikis oleh karena terlalu seringnya membersihkan wajah bisa merangsang kelenjar sebum untuk memproduksi sebum lebih banyak lagi. Justru ini membuat jerawat semakin bertambah parah. Untuk membersihkan wajah, cukup dua kali sehari.

#Mitos 4, Kulit Berjerawat Dilarang Menggunakan Make Up

Sebetulnya, kulit berjerawat tetap bisa menggunakan make up asalkan memilih jenis make up yang khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat. Contohnya produk make up seperti BB Cream, Anda tetap bisa menggunakannya asalkan pilih BB Cream untuk kulit berminyak dan berjerawat. Namun, ada beberapa jenis make up yang menutupi pori-pori kulit yang berujung pada munculnya jerawat. Ini yang perlu Anda hindari.

 

5 Benda Tak Terduga Penyebab Jerawat Muncul

jerawat

Tanpa disadari ada beberapa benda yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Bisa jadi benda tersebut selalu ada disekitarnya. Berikut ini benda-benda yang mungkin tidak Anda duga, yang bisa menjadi penyebab munculnya jerawat di wajah Anda:

1. Pasta Gigi

Jerawat yang berada di sekitar mulut bisa terjadi karena pasta gigi. Menggosok gigi setelah mencuci wajah dapat menimbulkan jerawat.  Anda harus selalu menyikat gigi Anda sebelum Anda mencuci wajah. Penyebabnya tidak hanya dari bahan tertentu yang terkandung dalam pasta gigi, tetapi bakteri dari mulut Anda yang keluar saat menggosok gigi dapat mempengaruhi kulit juga. Bahan-bahan penyebab yang dapat menyebabkan jerawat adalah baking soda, hidrogen peroksidafluoridesodium lauryl sulfate, dan alkohol. Selain menyebabkan jerawat, kulit bisa iritasi dan kering. Satu lagi jangan peranah menggunakan pasta gigi untuk mengobati luka luar pada kulit Anda. Karena, pasta gigi dapat dengan mudah mengiritasi kulit Anda, bahkan bisa menyebabkan kemerahan yang lebih parah dan pengelupasan pada kulit.

2. Produk Perawatan Rambut

Bahan yang membuat shampo Anda Berbusa, seperti sodium laureth sulfate dan sodium lauryl sulfate, dapat meninggalkan sisa pada kulit yang membuat bakteri dapat berkembang biak dan bahan minyak di conditioner dapat menyumbat pori-pori.  Jadi hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah untuk selalu mencuci wajah setelah berkeramas membersihkan rambut Anda. Produk styling rambut juga dapat menyebabkan jerawat di sepanjang garis rambut dan di wajah Anda.

Kebanyakan wanita bahkan tidak memperhatikan produk perawatan rambut yang Anda gunakan, rambut bergesekan dengan wajah Anda sepanjang hari dan jika Anda tidak membersihkannya sebelum tidur, hal tersebut juga terjadi pada wajah saat Anda tidur. Dan tentu saja jangan kaget, bila esok paginya Anda menemukan jerawat di wajah.

3. Sarung Bantal

Minyak alami tubuh kita ditambah produk yang kita gunakan di malam hari dapat menempel pada sarung bantal. Jadi rambut dan kulit yang bersih menjadi hal yang sama-sama pentingnya. Ingat sebelum Anda pergi ke tidur malam hari, Anda harus membersihkan rambut dan juga wajah Anda. Hal tersebut mungkin bisa menjadi solusi dari masalah kulit Anda. Dan juga sebaiknya Anda mengganti sarung bantal setidaknya sekali seminggu, dan Anda juga bisa membalikkan sarung bantal pada sisi yang masih bersih untuk Anda gunakan tidur.

4. Aksesoris Gadget dan Kacamata

Ponsel, kacamata, dan headphone yang Anda gunakan menempel dengan kotoran, minyak, keringat dan bakteri dari wajah Anda. Selain itu, tangan yang Ada gunakan untuk menyentuh benda-benda tersebut juga tertempel banyak bakteri sehingga bisa juga menempel di wajah Anda. Jika Anda ingin mengurangi masalah jerawat Anda, penting untuk membersihkan barang atau aksesoris yang Anda gunakan secara teratur dengan menggunakan lap.

5. Handuk Wajah

Anda sudah tahu bahwa Anda perlu membersihkan kuas make up Anda, spons dan puff bedak secara teratur, tapi mudah untuk melupakan hal-hal seperti kain atau handuk yang Anda gunakan untuk mengeringkan wajah Anda, yang menjadi tempat utama bagi bakteri dan jamur. Kain atau handuk yang Anda gunakan untuk mengeringkan wajah seharusnya hanya digunakan sekali, lalu langsung bisa dilempar pada tempat cucian Anda untuk dicuci.

 

Jerawat Hilang dengan Pembersih Wajah yang Tepat!

jerawat

Rutinitas membersihkan wajah pada tahap awal perawatan kulit wajah tidak bisa dianggap sepele. Apalagi bagi Anda yang punya jenis kulit yang bermasalah seperti kulit berminyak dan berjerawat. Jenis dan bahan yang terkandung di dalamnya wajib untuk diperhatikan agar kondisi kulit yang berjerawat tidak semakin parah. Lantas, pembersih apa yang tepat untuk kulit yang berjerawat?

Memilih pembersih wajah berjerawat dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat. Selain itu, pembersih wajah akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang mana jika tidak dibersihkan dan bercampur dengan sebum dapat menyebabkan munculnya komedo. Berikut beberapa tips memilih pembersih wajah untuk kulit bermasalah dan berjerawat:

  • Pilih sabun atau pembersih wajah yang bebas alkohol dan memiliki konsistensi yang lembut.
  • Konsultasikan pada dokter kulit Anda untuk mencari tahu kondisi kulit dan penggunaan sabun pembersih apa yang cocok digunakan untuk merawat kulit yang berjerawat.
  • Pilih sabun pembersih wajah sesuai dengan jenis kulit Anda (kulit berminyak, kering, maupun kombinasi).
  • Gunakan produk perawatan kulit yang khusus untuk kulit berjerawat dengan kandungan bahan-bahan yang mampu melawan jerawat. Umumnya, bahan-bahan ini seperti salicylic acid yang berguna untuk membersihkan pori-pori kulit, mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada kulit. Selain itu juga ada kandungan benzoyl peroxide yang membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan membunuh bakteri penyebab jerawat.
  • Agar kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik pilih pembersih wajah yang mengandung petrolatum, lanolin, mineral oil, ceramides, dan glycerine. Kandungan ini menjaga agar kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik.
  • Setelah melakukan rutinitas membersihkan wajah dengan pembersih wajah, Anda bisa menggunakan toner untuk mengembalikan pH kulit Anda. Gunakan toner khusus untuk kulit berjerawat. Kemudian, jangan lupa untuk menggunakan pelembab non-comedogenic yang tidak menutup pori-pori kulit Anda. Meskipun kulit berjerawat cenderung berminyak, tetapi tetap saja membutuhkan pelembab untuk menjaga kelembaban kulit Anda. Oleh karena itu pilihlah pelembab yang bebas minyak jika Anda memiliki jenis kulit yang berminyak.

 

Rutinitas Perawatan Wajah untuk Kulit Berjerawat

jerawat

Untuk mencegah agar jerawat tidak semakin parah dan mencegah timbulnya iritasi pada kulit yang berjerawat, ikuti rutinitas perawatan kulit sebagai berikut:

  1. Bersihkan Wajah Secara Rutin Sebanyak 2x Sehari
    Rutinitas ini wajib Anda lakukan dengan teratur yaitu pada pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum Anda tidur. Ketika Anda berolahraga dan mengeluarkan banyak keringat, jangan lupa untuk membersihkan wajah Anda sesegera mungkin setelah melakukan olahraga. Kondisi kulit yang berkeringat ini dapat memperparah jerawat.
  1. Lakukan Teknik Membersihkan Wajah yang Benar
    Jika Anda melakukan cara atau teknik membersihkan wajah dengan benar, secara tidak langsung dapat mencegah timbulnya iritasi kulit dan tidak memperparah jerawat. Setiap kali Anda membersihkan wajah, ambil sabun pembersih secukupnya di telapak tangan Anda. Kemudian gosok dengan perlahan lalu bilas dengan air hangat suam-suam kuku. Setelah membilas wajah, hindari penggunaan handuk karena dapat membuat iritasi pada kulit.
  1. Jangan Lupa Lindungi Wajah Anda dari Paparan Sinar UV
    Menggunakan tabir surya sangat penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang bisa merusak kulit Anda. Pakai tabir surya khusus kulit berjerawat dengan SPF 30 atau lebih yang memberikan perlindungan pada kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Jangan terlalu lama berada di luar ruangan dan terpapar sinar matahari terutama pada kisaran waktu sekitar jam 10 pagi hingga jam 2 siang.

 

 

Bahan Dapur Terbaik untuk Hilangkan Jerawat

jerawat

Jerawat, tidak ada habisnya jika terus diperbincangkan. Masalah umum kulit ini bisa menyerang di segala usia terutama di kalangan para remaja dan orang yang dewasa. Jerawat terbentuk ketika kelenjar minyak di dasar folikel rambut menjadi tersumbat.

Faktor utama yang menyebabkan jerawat adalah produksi minyak yang berlebihan, menumpuknya sel-sel kulit mati, pori-pori tersumbat dan bakteri. Ada juga beberapa faktor yang memicu atau memperburuk jerawat yang sudah ada perubahan hormonal, penggunaan obat tertentu, diet yang tidak sehat, kebersihan yang buruk dan stres yang berlebihan.

Jika tidak diobati tepat waktu, jerawat dapat menyebabkan bekas luka dan bintik-bintik hitam pada kulit. Anda dapat mengobati jerawat di rumah dengan bahan-bahan sederhana dan efektif dari dapur Anda. Untuk mendapatkan hasil terbaik, pastikan untuk membersihkan kulit Anda secara menyeluruh sebelum menerapkan bahan ala rumahan ini.

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel organik adalah salah satu bahan dapur terbaik untuk mengobati jerawat. Bahan ini bersifat anti bakteri dan antiseptik yang dapat membantu membersihkan pori-pori dari bakteri dan minyak yang notabene menjadi dua penyebab utama jerawat. Selain itu, cuka sari apel membantu mengembalikan keseimbangan pH kulit dan bekerja sebagai toner dan pembersih.

  • Campur 1 sendok teh cuka sari apel mentah, tanpa disaring dan 2 sampai 3 sendok teh disaring atau air suling. Gunakan kapas untuk menerapkan bahan ini pada kulit yang berjerawat. Biarkan selama setidaknya 10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan lagi setelah beberapa hari lagi.
  • Tambahkan 1 sendok teh cuka sari apel mentah dengan segelas air hangat dan minum sekali atau dua kali sehari. Tonik ini sangat efektif untuk perawatan dari dalam bagi Anda yang memiliki kulit berjerawat.

Selain untuk mengatasi jerawat, cuka sari apel juga baik untuk mengecilkan pori-pori. Dapatkan resep maskernya DI SINI 

Baking Soda

Baking soda, atau sodium bikarbonat, juga menjadi bahan yang efektif dalam memerangi jerawat. Bahan ini memiliki sifat antiseptik dan anti peradangan yang membantu mengobati penyebab serta mengurangi gejala jerawat. Bahan ini juga akan membantu memperbaiki ketidakseimbangan pH kulit yang juga berkontribusi dalam timbulnya jerawat.

  • Campurkan 1 sendok teh baking soda dengan sedikit air untuk membuat pasta.
  • Gunakan kapas untuk menerapkannya pada kulit yang berjerawat.
  • Bilas setelah 1 menit.
  • Gunakan bahan ini sekali atau dua kali seminggu.

Lemon

Lemon mengandung asam L-askorbat, suatu zat alami yang membantu mengeringkan jerawat. Selain itu, sifat anti bakteri membantu memerangi berkembangnya bakteri jerawat.

  • Oleskan ekstrak jus lemon pada kulit berjerawat dengan kapas. Tunggu 10 menit sebelum dibilas dengan air dingin.
  • Campurkan jus lemon dan air mawar dalam jumlah yang sama. Oleskan pada kulit yang berjerawat dengan bola kapas. Tunggu 15 sampai 30 menit, lalu bilas dengan air dingin. Ulangi dua kali sehari selama diperlukan.
  • Untuk menjaga kulit Anda bebas dari jerawat, noda dan masalah lainnya, minum segelas air lemon sekali atau dua kali sehari.

Kunyit

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Chemical and Pharmaceutical Bulletin menemukan bahwa curcumin atau senyawa yang ada dalam kunyit merupakan anti mikroba yang menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Selain memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan untuk mengurangi gejala jerawat, kunyit juga membantu mengurangi bekas jerawat.

  • Campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit dengan air secukupnya atau air mawar sehingga terbentuk pasta. Oleskan pada kulit yang berjerawat dan biarkan hingga kering. Kemudian, bilas dengan air dingin. Lakukan ini sekali atau dua kali sehari untuk melawan kulit berjerawat.
  • Untuk mencegah kulit berjerawat, siapkan masker wajah dengan mencampurkan 1 sendok teh bubuk kunyit dan madu mentah ditambah 2 sendok teh yoghurt. Oleskan masker ini pada wajah Anda dan diamkan 20 sampai 30 menit, kemudian bilas dengan air dingin.

Temukan manfaat kunyit untuk kesehatan kulit Anda dengan KLIK DI SINI

Lidah Buaya

Menurut sebuah studi pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam The Journal of Dermatological Treatment, gel dari lidah buaya merupakan bahan yang efektif untuk jerawat ringan sampai yang sedang. Gel lidah buaya mengandung saponin, senyawa dengan sifat anti peradangan dan anti bakteri yang membantu membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat, mencegah infeksi, mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan kulit yang rusak.

  • Anda bisa memotong dan membuka daun dari tanaman lidah buaya untuk mengambil gelnya. Oleskan gel ini murni pada daerah yang berjerawat dua kali sehari selama seminggu.
  • Anda bisa mencampur 1 sendok makan gel lidah buaya dan ½ sendok teh madu mentah dan kunyit. Oleskan pada kulit berjerawat, biarkan selama 15 sampai 20 menit dan kemudian bilas dengan air. Lakukan hal ini cukup sekali sehari.

Ingin tahu manfaat lidah buaya lebih lengkap? Temukan hanya DI SINI 

 

Mempercayai mitos yang menyesatkan justru bisa merugikan Anda. Jadilah konsumen yang pintar dan jangan mudah terpengaruh dengan issue yang simpang siur dan belum tentu benar.

Semoga Membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *