Stres: Hal Terpenting Dari Semua Penyebab Jerawat

skin.co.id Stres Hal Terpenting Dari Semua Penyebab Jerawat

Sebagian besar dari wanita dan pria mengalami peningkatan munculnya jerawat saat mengalami stres. Salah satu hal yang paling banyak diteliti dan diperbincangkan tentang jerawat adalah bagaimana peran stres dalam pembentukan jerawat.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa stres dan jerawat secara langsung mempunyai hubungan atau keterkaitan yang erat. Ketika otak mengenali kondisi tubuh dan pikiran yang stres, tanpa sadar tubuh akan melepaskan hormon kortisol yang membantu menebalkan lapisan rambut, menyebabkan komedo, dan bisa menimbulkan jerawat jika bertemu dengan bakteri.

Selain itu, stres juga akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Saat tubuh dilanda stres, tubuh akan meresponnya dengan mengalirkan darah dan oksigen ke daerah vital untuk melawan stres dan hal ini akan mengurangi asupan darah dan oksigen pada bagian tubuh lain, termasuk kulit. Kulit kemudian akan kekurangan darah dan oksigen sehingga menyebabkan kulit dehidrasi, kusam, dan rentan sekali dengan pori-pori yang tersumbat dan berjerawat.

Pada tahun 2003, diadakan sebuah penelitian di Stanford University yang dipublikasikan dalam Archives of Dermatology menemukan bahwa banyak mahasiswa yang memiliki jerawat selama masa ujian, masa yang membuat mahasiswa banyak dilanda stres. Dan jerawat mereka pun semakin bertambah parah seiring meningkatnya tingkat stres. Namun pada penelitian ini, peneliti tidak dapat menemukan bagaimana persisnya stres dapat memperburuk kondisi jerawat. Hal yang telah diketahui pasti adalah sel-sel yang memproduksi sebum memiliki reseptor untuk hormon stres. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa sebum merupakan zat berminyak yang bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri untuk menyumbat folikel rambut yang dapat menimbulkan jerawat.

Para peneliti mengaitkan fluktuasi hormon yang terjadi saat seseorang mengalami stres dengan peningkatan jumlah minyak atau sebum yang diproduksi oleh kulit. Peningkatan inilah yang digadang-gadang dapat meningkatkan jumlah jerawat atau memperburuknya, mempengaruhi berat badan, dan tekanan darah. Meskipun stres menjadi hal terpenting dari semua penyebab jerawat, kulit Anda memiliki kepekaan khusus untuk mencegah efek dari stres tersebut. Ada dua macam stres yang biasa dialami oleh kebanyakan orang, yaitu:

skin.co.id Stres Hal Terpenting Dari Semua Penyebab Jerawat

otak

Lalu Bagaimana Stres Bisa Menyebabkan Jerawat di Kulit Berminyak?

Orang-orang yang memiliki kulit berminyak cenderung untuk memiliki whiteheads yang susah untuk hilang dan pergi. Noda jerawat ikan terbentuk sebagai wujud atau respon terhadap stres.

Pori-pori di kulit berminyak cenderung tersumbat dengan kombinasi sel kulit mati dan sebum. Meskipun pada kenyataannya kulit berminyak memproduksi minyak yang lebih banyak, minyak biasanya dapat mengalir ke permukaan karena pori-pori yang lebih besar juga. Masalahnya muncul ketika kulit mati dan minyak berkumpul dalam pori-pori. Minyak dan kulit mati yang mengeras akan membentuk whitehead persisten yang dapat menjadi blackhead yang tampak menonjol.

Penyebab paling jerawat kedua pada kulit berminyak adalah penggunaan produk perawatan jerawat yang salah. Produk yang mengandung alkohol mengering kulit. Pembersih dengan busa gelembung yang berlebihan juga dapat mengeringkan kulit. oleh karena itu, hindari penggunaan produk yang dapat meninggalkan perasaan geli atau panas karena dapat membunuh sel-sel kulit di lapisan epidermis yang kemudian dapat menyumbat kulit berminyak.

Salah satu prinsip yang paling penting untuk mencegah noda jerawat pada kulit berminyak adalah dengan membersihkan wajah secara lembut. Kulit berminyak akan memperbaiki kulit dengan memproduksi lebih banyak minyak. Selama Anda bisa menjaga dan mengontrol produksi minyak dan sel-sel kulit mati tetap stabil, maka Anda akan bisa terhindar dari jerawat. Dan hal tersebut akan lebih mudah jika Anda tidak menambahkan pembersih yang bersifat mengeringkan, mentol, dan produk perawatan kulit berbasis alkohol.

Bagaimana Stres Bisa Menyebabkan Jerawat di Kulit Kering?

Orang-orang yang memiliki kulit kering cenderung untuk memiliki jerawat. Kulit kering yang tersentuh bahan kimia keras akan rentan memecah dan mengiritasi pori-pori sehingga membentuk sebuah peradangan di kulit.

Pori-pori kulit kering cenderung lebih kecil sehingga kulit tersebut memproduksi minyak lebih sedikit. Jerawat kecil kemerah-merahan merupakan ciri khas jerawat yang dialami oleh kulit kering dan tidak disebabkan oleh bakteri jerawat. Jerawat ini merupakan salah satu jenis jerawat yang disebabkan oleh kontak dengan bahan kimia. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam memilih produk perawatan kulit berjerawat sehingga tidak membuat kondisi jerawat Anda semakin parah.

BLEMISH SERUM

Bebaskan Masalah Jerawat Anda dan Tenangkan Masalah Kulit Dengan Serum Terbaik

  • Mengontrol sebum penyebab jerawat
  • Meredakan peradangan
  • Membersihkan jauh ke dalam pori-pori
  • Melindungi keratin kulit
  • Menenangkan kulit sensitif

Tuntaskan masalah jerawat Anda dengan serum anti jerawat paling ampuh ini. Klik DI SINI!

Beberapa minyak esensial dapat mengiritasi kulit kering. Bahan kimia desinfektan juga dapat mengiritasi kulit kering. Stres ditambah dengan iritasi karena produk perawatan yang salah akan membuat kulit kering menjadi pecah.

Stres tidak hanya mempengaruhi kulit Anda, tapi ia juga mempengaruhi hampir seluruh bagian tubuh Anda. Stres akan berimbas pada sistem kekebalan tubuh dan juga membuat kulit Anda terlihat lebih tua daripada usia Anda yang sesungguhnya.

Stres yang menyebabkan jerawat dapat dikontrol dengan menggunakan perawatan kulit berjerawat yang tepat dan mengurangi stres itu sendiri. Untuk mengurangi stres, Anda bisa mencoba beberapa pilihan dan cara berikut ini:

  • Olahraga merupakan salah satu cara untuk mengurangi stres emosional. Anda bisa berolahraga setidaknya tiga kali dalam seminggu.
  • Luangkan waktu untuk bermeditasi atau melakukan latihan pernapasan. Lakukan hal ini setidaknya 8-15 menit di setiap pagi.
  • Tidur yang cukup.

Selain itu, ada beberapa tanda yang bisa membantu Anda untuk mengetahui bahwa sudah waktunya untuk mencegah datangnya jerawat. Di antaranya adalah:

  • Kulit Anda lebih berminyak dari biasanya.
  • Komedo kecil dan whiteheads semakin berkembang.
  • Kulit Anda terlihat pucat atau memerah.
  • Kulit Anda mungkin lebih sensitif dari biasanya.

Jerawat yang disebabkan oleh stres memang lah tidak memiliki perbedaan yang berarti dengan jenis jerawat lainnya. Akan tetapi Anda bisa mengetahuinya dengan melacak atau “menandai” waktu timbulnya jerawat. Jika jerawat Anda muncul saat Anda mengalami banyak hal seperti berbagai tanda yang mengarah pada stres emosional dan fisik seperti yang telah disebutkan di atas, itu berarti stres menjadi hal terpenting dalam penyebab jerawat yang Anda miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *