Sudah Tahu 5 Minyak Esensial Terbaik untuk Perawatan Wajah?

minyak esensial

Banyak temuan sekarang ini tentang khasiat minyak esensial, membuat para wanita mulai menambahkan produk ini ke dalam perawatan wajah sehari-harinya. Minyak esensial mengandung bahan alami pada setiap tetesnya yang bermanfaat melembapkan kulit.

Jika sebelumnya kebanyakan orang beranggapan bahwa menggunakan minyak di wajah hanya akan menambah masalah pori-pori tersumbat dan jerawat, lain halnya dengan sekarang. Kini, kebanyakan orang mulai menyadari bahwa minyak esensial adalah rahasia kecantikan kulit secara alami. Namun, tentu tidak sembarang minyak esensial yang dapat Anda gunakan untuk wajah.

minyak esensial

Ada beragam jenis minyak esensial dengan khasiatnya masing-masing. Nah, untuk membantu Anda memilih jenis minyak esensial yang tepat, intip 5 jenis minyak esensial berikut untuk perawatan wajah sehari-hari Anda:

1. Grapeseed Oil untuk Melawan Jerawat

 Berasal dari biji anggur, grapeseed oil kaya akan kandungan beta-carotene, vitamin C, D, E, serta asam lemak, salah satunya adalah linoleic acid atau yang biasa dikenal dengan nama omega 6. Sedangkan, kulit orang yang acne prone atau rentan berjerawat cenderung kekurangan linoleic acid.

Kulit yang kekurangan linoleic acid akan memproduksi sebum berlebih, yang dapat mengakibatkan penyumbatan pada pori-pori dan berujung pada jerawat. Nah, linoleic acid juga bersifat antri-microbial dan bisa mencegah bibit jerawat bertambah. Karenanya, grapeseed oil sangat cocok untuk pemilik kulit berjerawat. Ditambah lagi, grapeseed oil juga bersifat anti-inflammatory yang dapat mencegah terjadinya breakout.

Anda bisa menggunakan grapeseed oil sebanyak 4-5 tetes sebagai makeup remover, moisturizer, serum, hingga toner dengan mencairkannya terlebih dahulu.

 2. Avocado Oil Sebagai Pelembap untuk Kulit Kering

Terkenal akan kelezatannya sebagai bahan dasar jus serta campuran makanan, ternyata alpukat juga memiliki segudang manfaat ketika dijadikan minyak esensial. Avocado oil memilki kandungan oleic acid atau omega 9 yang tertinggi, jika dibandingkan dengan coconut oil dan grapeseed oil. Oleic acid meningkatkan kemampuan penyerapan kulit, sehingga avocado oil dapat terserap dengan cepat tanpa meninggalkan rasa lengket.

Avocado oil juga memiliki humectancy, yaitu kemampuan untuk mencegah kulit kering sehingga membuat kulit lembap bertahan lebih lama. Sehingga, avocado oil cocok untuk digunakan sebagai moisturizer untuk Anda yang memiliki kulit kering. Minyak ini juga mendorong produksi kolagen yang akan membuat kulit Anda akan terasa lebih kenyal, lho!

3. Rawat Kulit Kombinasi Dengan Rice Bran Oil

Rice bran atau yang biasanya disebut dengan ‘bekatul’ adalah serbuk halus yang melapisi bulir beras dalam biji padi. Ketika diolah menjadi minyak, manfaat utama rice bran oil adalah kemampuannya untuk melembapkan kulit secara menyeluruh karena kandungan vitamin E dan fatty acid yang tinggi. Karena sifatnya yang melembapkan dan teksturnya yang ringan, serta cepat menyerap, minyak ini cocok untuk digunakan oleh pemiliki kulit kombinasi.

Selain itu, rice bran oil juga mengandung squalane yang akan membantu area wajah yang berminyak untuk memproduksi minyak lebih sedikit. Jadi, Anda dapat dengan tenang melembapkan kulit tanpa perlu khawatir area wajah yang berminyak akan semakin berminyak.

4. Lawan Penuaan Dan Masalah Kulit dengan Flaxseed Oil

Flaxseed atau biji rami adalah biji-bijian yang biasanya dikonsumsi sebagai makanan sehat. Nah, flaxseed oil sendiri merupakan minyak dengan kandungan asam lemak omega 3 yang 50% lebih banyak ketimbang suplemen minyak ikan. Kandungan asam lemak tersebut, ditambah dengan sifat anti-inflammatory pada minyak inilah yang membuatnya dapat membantu meredakan kemerahan dan iritasi yang disebabkan oleh masalah kulit seperti rosacea, dermatitis, eczema, serta psoriasis.

Selain itu, flaxseed yang juga kaya akan protein diyakini dapat membantu menyamarkan tampilan garis halus atau keriput serta mencerahkan wajah yang kusam. Sehingga penggunaan flaxseed oil akan membuat kulit kamu tampak cerah dan lebih muda.

5. Sweet Almond Oil untuk Membersihkan Pori

Minyak almond memiliki tekstur yang sangat ringan, sehingga dapat meresap dengan baik ke dalam kulit. Maka dari itu, almond oil dapat digunakan untuk membersihkan pori kulit secara mendalam dari kotoran. Anda bisa menggunakan almond oil apa adanya sebagai makeup remover dan pembersih wajah. Bahkan, Anda juga bisa menggunakannya untuk membersihkan makeup di area mata, karena almond oil aman untuk kulit yang sensitif sekalipun.

Selain itu, Anda juga bisa mengkombinasikan almond oil  dengan butiran gula halus untuk menggunakannya sebagai scrub wajah yang akan mengangkat sel-sel kulit mati. Konon almond oil juga dapat membantu mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata, lho!

Minyak Peppermint juga Bisa Atasi Jerawat

minyak esensial

Peppermint adalah salah satu herbal aromatik tertua yang memiliki banyak sekali manfaat. Untuk kesehatan tubuh, peppermint ini dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, kejang otot, hingga dispepsia. Tanaman ini juga sering ditambahkan ke dalam hidangan salad untuk meningkatkan rasa.

Minyak esensial peppermint merupakan ekstrak aromatik dari tanaman peppermint. Minyak ini berfungsi sebagai pembersih dan dekongestan untuk kulit. Minyak ini memiliki beberapa sifat utama yang bermanfaat untuk mengatasi jerawat di antaranya adalah efek pendinginan pada kulit, menghambat pertumbuhan bakteri, dan mengurangi testosteron 5.

Minyak esensial peppermint memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh kulit. Minyak ini sangat kaya akan antioksidan dan vitamin. Berikut beberapa manfaat minyak peppermint untuk kulit:

  • Mencerahkan kulit kusam.
  • Campuran beberapa tetes minyak peppermint dan minyak kelapa akan membantu meredakan ruam pada kulit.
  • Campuran minyak peppermint, minyak zaitun, dan garam meja yang digosokkan secara lembut pada wajah dan leher akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga membuat kulit lebih cerah.
  • Campuran beberapa tetes minyak peppermint dengan minyak esensial lainnya dapat menjadi minyak pijat yang bagus. Campuran ini akan memberikan efek pendinginan dan penyegaran serta membantu menenangkan nyeri otot dan ruam.
  • Membantu mengelola produksi minyak kulit.

Jerawat adalah penyakit yang umum terjadi dan dapat disembuhkan. Jerawat timbul ketika pori-pori kulit tersumbat karena adanya produksi sebum yang berlebihan. Sel-sel kulit mati yang terjebak dan tertumpuk di dalam pori-pori bersama dengan bakteri akan merangsang timbulnya jerawat.

Nah, mengapa minyak esensial peppermint bisa Anda jadikan sebagai salah satu pengobatan untuk mengatasi jerawat yang efektif? Hal ini terjadi karena kandungan mentol dalam peppermint yang menyegarkan dan memiliki sifat anti mikroba untuk mencegah berkembang biaknya bakteri penyebab jerawat.

Menurut sebuat studi yang dilakukan di Cina diterbitkan dalam jurnal berjudul “Activities of ten essential oils towards Propionibacterium acnes and PC-3, A-549 and MCF-7 cancer cells” mengungkapkan bahwa minyak esensial peppermint menunjukkan penghambatan langsung terhadap tumbuhnya bakteri Propionibacterium acnes, bakteri penyebab jerawat.

Bila dioleskan pada kulit, minyak ini akan bertindak sebagi pembersih yang membuka pori-pori tersumbat dan membersihkan kulit dengan lembut. Memiliki wajah yang bersih akan membantu mengurangi peradangan dan mencegah timbulnya jerawat di masa yang akan datang. Mentol yang ada pada peppermint akan mengurangi peradangan akibat jerawat.

Anda bisa mengoleskan minyak esensial peppermint untuk mengatasi jerawat terutama untuk mengontrol produksi minyak.

Cara Menggunakan Minyak Peppermint untuk Atasi Jerawat

minyak esensial

Minyak peppermint yang diencerkan dapat diterapkan secara langsung ke daerah berjerawat untuk perawatan wajah menyingkirkan jerawat. Anda juga bisa menambahkan minyak esensial peppermint untuk perawatan wajah Anda atau menggunakannya sebagai penyegar atau pelembab. Namun, hindari penggunaannya di area sekitar mata Anda.

Ada banyak produk perawatan wajah yang mengandung peppermint. Selalu baca label sebelum Anda membelinya dan baca peringatan yang tertera pada produk. Menggunakan minyak ini dalam dosis yang sedikit dianggap masih aman. Akan tetapi mungkin ada beberapa orang yang akan mengalami reaksi alergi dan iritasi kulit ringan seperti gatal-gatal dan kemerahan. Lakukan test patch terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kulit Anda sensitif terhadap minyak ini atau tidak. Anda juga bisa menggunakannya dalam beberapa perawatan wajah dengan cara:

Facial Scrub

Campurkan 3 sendok garam meja, 2 sendok makan minyak zaitun, dan 4 tetes minya peppermint. Gosokkan pada wajah dan leher dengan gerakan lembut untuk perawatan wajah mengelupasi sel-sel kulit mati.

Penyegar

Siapkan botol dan tambahkan air ¾ botol dan cuka apel ¼ botol yang disaring. Tambahkan 30 tetes minyak peppermint. Gunakan campuran ini sebagai perawatan wajah facial mist dan simpan sisanya di lemari pendingin atau kulkas.

Masker Wajah

Ambil dua sendok makan parutan mentimun dan 5 ml minyak peppermint yang sudah diencerkan. Kocok kedua bahan tersebut bersama-sama dan tambahkan yoghurt sehingga membentuk pasta. Oleskan pasta ini sebagai masker wajah. Biarkan beberapa menit dan kemudian bilas dengan air hangat. Perawatan wajah ini akan membersihkan wajah dan menyerap minyak berlebih.

Jangan menggunakannya dalam jumlah berlebihan karena dapat menyebabkan kerusakan kulit yang parah. Karena minyak esensial peppermint merupakan minyak murni yang sangat terkonsentrasi, Anda perlu mencampurnya dengan beberapa minyak esensial lainnya sebelum menggunakannya sebagai perawatan .

Penggunaan minyak ini kebanyakan aman bagi orang dewasa meskipun mungkin akan ada beberapa efek samping yang terjadi. Namun, penggunaan minyak peppermint tidak disarankan bagi anak-anak, bayi, ibu hamil dan menyusui.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *